Hal Penting Saat Berdonasi Pakaian

Jangan Lupa Bagikan :

Mushaira.id – Sahabat Mushaira yang dirahmati Allah Ta’ala, seperti yang kita ketahui, membantu meringankan beban saudara kita sesama muslim memiliki keutamaan yang sangat besar. Saat sedang terjadi bencana disuatu daerah, sudah sepantasnya kita berlomba-lomba membantu mereka, menunaikan kebutuhan mereka, memberi manfaat kepada mereka, baik dengan harta yang kita miliki, dengan tenaga maupun dengan pikiran serta nasihat untuk kebaikan, sesuai dengan kemampuan kita.

Pada saat terjadi bencana Banjir bandang, tanah longsor atau gempa bumi misalnya, dimana mereka tidak bisa menyelamatkan rumah ataupun harta bendanya, hanyut, tertimbun ataupun hilang. Bahkan banyak dari mereka yang terdampak, hanya membawa pakaian yang saat itu sedang dipakainya. Pakaian termasuk kebutuhan yang sangat darurat saat kondisi seperti tersebut diatas. Maka, tidak heran diantara kita berlomba-lomba memberikan bantuan berupa pakaian.

Sahabat Mushaira yang dirahmati Allah Ta’ala, tetapi ada hal-hal yang perlu kita perhatikan saat kita berniat memberikan manfaat kepada mereka yang sedang terdampak bencana berupa pakaian.
Diantaranya sebagai berikut :

  1. Pakaian Yang Menutup Aurat & Sesuai Syariat

Kita perlu memperhatikan Adab-adab dalam berpakaian sebelum pakaian tersebut diberikan ke saudara-saudari kita. Salah satu adab berpakaian yang paling utama adalah menutup Aurat dengan sempurna.

Seperti yang kita ketahui bersama, saat terjadi bencana alam, mereka tinggal di pengungsian. Disana biasanya bercampur antara laki-laki dan wanita, tentu pakaian yang dibutuhkan oleh mereka adalah pakaian yang menutup aurat dengan sempurna, selain pakaian dalam, pakaian bayi & balita tentunya.

Sebagai contoh, saat kita memberikan pakaian berupa Celana Jeans, atau kaos, atau pakaian wanita yang seharusnya hanya bisa dipakai dihadapan mahramnya. Apa yang terjadi jika pakaian tersebut dipakai oleh wanita dipengungsian? Yang terjadi, terlihat lekuk tubuhnya, terlihat oleh banyak laki-laki bukan mahramnya, bahkan ber-tabarruj denganya. Ini termasuk perbuatan membantu dalam berbuat dosa. Maka perlu kita hindari agar tidak terjatuh dalam perbuatan dosa.

Contoh lainnya, Alhamdulillah, jika kita bisa memberikan pakaian yang menutup aurat untuk wanita, Gamis misalnya. Gamis tersebut haruslah yang sesuai dengan syariat. Misalnya, tidak berbahan yang membentuk lekuk tubuh. Khimar/ Kerudung, hendaknya berilah yang menutup dada jika itu untuk dewas. Jika kita tau disana masih sangat jarang yang menggunakan pakaian sesuai syariat maka salah kalau kita memberi pakaian serupa, karna disaat inilah kita seharusnya mendukung agar mereka lebih baik.

  1. Pakaian Yang Layak Pakai

Hal kedua yang perlu diperhatikan benar-benar layak dipakai. Artinya, pakaian tersebut kondisnya baik. Berikan pakaian yang kita pun berkenan memakainya, jika memang belum bisa memberikan bantuan pakaian yang baru, tidak mengapa pakaian yang sudah pernah kita pakai.

Khusus pakaian yang sudah pernah kita pakai, sebaiknya kita lakukan hal-hal dibawah ini :

  1. Kondisinya Baik
    Kita bisa cek, memastikan baju tersebut tidak berlubang, jika berkancing, kancingnya lengkap. Jika berresleting, resleting nya tidak rusak. Memastikan tidak berlubang.

Jika terdapat kondisi yang memungkinkan untuk diperbaiki, lebih baik diperbaiki terlebih dahulu sebelum didonasikan.

  1. Bersih
    Jika lama sudah didalam lemari, sebaiknya dicuci terlebih dahulu. Agar siap dipakai tidak memudhorotkan saudara-saudari kita yang dalam kondisi darurat tidak sempat mencuci pakaian. In syaa Allaah, menambah kebahagiaan saat mereka menerima pakaian yang bersih dan harum serta baik kondisinya.
  2. Dikemas Satuan dengan Rapih
    Termasuk point penting untuk mengemas pakaian dengan plastik transparan masing-masing. Diberi keterangan jenis pakaian nya beserta ukuran nya.
    Ini bertujuan memudahkan pembagian. Petugas yang diberi amanah membagikan nya akan lebih mudah memilah, dan membagikan nya langsung ke orang yang tepat.

Bayangkan jika ditumpuk dan dicampur aduk, dan tidak sempat memisahkan saat sampai di lokasi bencana, ini bisa menambah tugas relawan untuk menyeleksi.

Sahabat Mushaira yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Allah berfirman

هَلْ جَزَاءُ الإحْسَانِ إِلا الإحْسَانُ

“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula)” (QS ar-Rahmaan: 60)

Saat kita berusaha melakukan perbuatan yang membuat hati seorang muslim bahagia, itu merupakan suatu kebaikan. Balasan kebaikan adalah kebaikan.

Semoga yang sedikit ini memberikan manfaat. Wallahu a’lam

Tim Mushaira (Novia Ummu Zhafran)

Jangan Lupa Bagikan :

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ada yang bisa kami bantu ?
Kirim via WhatsApp